The very proud Bunda

Bulan April … Artinya ada pentas lagi dalam rangka merayakan ulang tahun TPA. Sebagaimana setiap tahunnya, saya selalu deg-deg an menunggu performance si anak gadis. Berharap dia mau tampil dengan baik tentunya, tapi lebih mengharap dia menikmati penampilannya. Saya menunggu senyum khasnya, dan tatapan matanya yang selalu berhasil membuat saya bersusah payah menhan air mata #cengeng.

Pagi buta kami bearangkat dari Puncak, karena ada suatu acara. Karena berangkat dalam kondisi masih tidur, maka Khalila harus mandi di sekolah. Sembari mandi, saya terus bicara padanya, memintanya tampil dengan baik sambil tersenyum. Satu hal yang saya yakin menguatkannya adalah ketika saya bilang “Mbak tampil yang baik y nanti, sambil tersenyum. Nanti Bunda rekam dan foto, lalu kita kirim ke Eyang. Eyang pasti senang dan cepat sembuh”. Gadis kecilku mengangguk dengan sangat antusias :D. Iya Jumatnya kami dikabari kalau Eyang sakit dan harus opname :(. Alhamdulillah ketika postingan ini diturunkan (kaya berita aja), beliau udah pulih dan dijinkan pulang.

Saat yang ditunggu pun tiba. Si anak gadis naik ke panggung dengan anak-anak lainnya. Cantiiiiiikkkkk banget … #mujiAnakSendiri. Terima aksih ya bu guru. Penampilan pertama masih adalah untuk hafalan. PR iniiii … Mbak hafalannya belum lancar. Nanti kita belajar lagi ya Mbak. Hafal banget nya di bagian hadits “surga di bawah telapak kaki ibu” 😀

Penampilan berikutnya menari dengan iringan Lagu Dindi ba’Dinding. Mata saya langsung basah. Sepanjang menari si gadis mau terus tersenyum. Yang paling saya ingat adalah tatapan matanya yang seolah berkata “Look at me Bunda. Aku tersenyum Bunda …. untukmu.” #GR. Mungkin penampilannya belum bisa dibilang OK banget, karena matanya selalu tertuju pada saya, tapi terserahlah. Namapun anak gadis Bunda kan :D.

Eh iya, anak ganteng juga perform loooh. Tapi judulnya “latihan menari”. Hasilnya??? Rusuh kalau kata adek saya setelah lihat video yang kami kirim. Hahaha … Dimulai dengan berdiri, tengok kanan kiri, bengong, lalu mulai ambil suara nangis satu persatu. Yang paling kenceng suara anak siapa??? … #ngacung. Ya menurut ngana? anak umur 1-2 tahun itu tetiba ditonton banyak orang, wajarlah kan klo pada nangis #EmaknyaBelain. Ga papa anak-anak manis. Serusuh apapun, tapi setiap tahunnya toh pertunjukan kelas itu tetap selalu dinanti. Karena sebenernya mereka ga perlu menari sih untuk menarik hati, karena cuma dengan ekspresi mereka aja kami para orang tua ini udah jatuh luluh ;P

Last but not least. Selamat ulang tahun TPA. Semoga makin jaya dalam menjadi partner kami untuk mengasuh dan membesarkan buah hati penerus bangsa. MERDEKA !!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s